SPORC (Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat)

Tags

SPORC (Satuan Polisi kehutanan Reaksi Cepat)
SPORC (Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat) adalah satuan khusus dari Polisi Kehutanan yang terseleksi dan terpilih karena memiliki kemampuan fisik, mental, dan akademis di atas rata-rata POLHUT pada umumnya, kemudian ditingkatkan lagi kemampuannya melalui diklat khusus, setelah lulus memakai seragam khusus, fasilitas khusus dan yang penting insentif khusus dalam satuan brigade, pokoknya menurut saya SPORC luarrr biasa, kalo saya POLHUT biasa. ha ha ha

He..he..he.. itu sich pengertian SPORC menurut saya, kalo pengertian autentik Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat  (SPORC) ada di Pasal 1 angka 2 PERATURAN DIRJEN PHKA NO. P 10 /IV-SET/ 2014 TTG PETUNJUK PELAKSANAAN OPERASIONAL SPORC bahwa SPORC adalah: "kesatuan khusus yang dibentuk dalam lingkup kepolisian kehutanan yang tergabung dalam satuan brigade".

Terakhir pengertian SPORC disebut dalam Pasal 1 angka 3 Permenhut RI No.P.75/Menhut-II/2014 Tentang POLISI KEHUTANAN bahwa:
Satuan Khusus Polisi Kehutanan Reaksi Cepat yang selanjutnya disingkat SPORC adalah satuan dalam polisi kehutanan yang ditingkatkan kualifikasinya untuk menanggulangi gangguan keamanan hutan secara cepat, tepat dan akurat.

Penanggungjawab SPORC adalah Menteri Kehutanan, Pengendali operasi SPORC adalah Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, sedangkan pengendali harian SPORC adalah Direktur penyidikan dan Perlindungan Hutan.

Visi SPORC:
Melalui profesionalitas diri dan penajaman kemampuan, menuju terselenggaranya pengamanan kawasan hutan yang optimal.

Misi SPORC:
Penanggulangan setiap gangguan terhadap hutan, kawasan hutan, hasil hutan dan peredarannya secara CEPAT, TEPAT, AKURAT

Motto SPORC   : "BERFIKIR TEPAT, BERTINDAK TEPAT, HASIL AKURAT"
Doktrin SPORC : "CARI, TANGKAP, TUNTASKAN".

Sampai saat ini telah terbentuk 11 (sebelas) Brigade SPORC antara lain:

LOGO SPORC
LOGO SPORC MASING MASING BRIGADE

  1. Brigade Macan Tutul, kedudukan  di Medan Sumatera Utara, wilayah kerja: Sumatera Utara dan Aceh
  2. Brigade Beruang, kedudukan di Pekan Baru (Riau), wilayah kerja meliputi Riau dan kepulauan Riau
  3. Brigade Harimau, kedudukan di Jambi, wilayah kerja meliputi Jambi, Sumatera Barat dan Bengkulu
  4. Brigade Siamang, kedudukan di Palembang Sumatera selatan, wilayah kerja meliputi Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung
  5. Brigade Kalaweit, kedudukan di Palangkaraya Kalimantan Tengah, Wilayah kerja meliputi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan
  6. Brigade Bekantan (kalimantan Barat)
  7. Brigade Enggang, kedudukan di balik papan Kalimantan Timur, wilayah kerja kalimantan Timur
  8. Brigade Anoa, kedudukan di Makasar (Sulawesi Selatan), wilayah kerja meliputi Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara
  9. Brigade Kanguru, berkedudukan di Jaya Pura (Papua)
  10. Brigade Kasuari, berkedudukan di manokwari (Papua Barat)
  11. Brigade Elang, berkedudukan di  Jakarta, Wilayah kerja meliputi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur
Kegiatan Operasional SPORC:

A. KEGIATAN PREPENTIF
  1. patroli di dalam dan di luar kawasan hutan serta jalur-jalur peredaran hasil hutan dan peredaran tumbuhan dan satwa liar;
  2. Penjagaan terhadap hasil penanganan tindak pidana kehutanan;
  3. identifikasi tingkat kerawanan, gangguan terhadap hutan, kawasan hutan dan hasil hutan serta tumbuhan dan satwa liar;
  4. kegiatan lain yang dapat membatasi kesempatan, peluang dan kemungkinan fisik untuk terjadinya perusakan hutan, kawasan hutan, kawasan konservasi dan hasil hutan serta sarana prasarana perlindungan huta


B. KEGIATAN REPRESIF
  1. penanggulangan gangguan dan ancaman terhadap hutankawasan hutan dan hasil hutan serta tumbuhan dan satwa liar;
  2. menerima laporan tentang telah terjadinya tindak pidana yang menyangkut kawasan hutan dan hasil hutan serta tumbuhan dan satwa liar;
  3. mencari keterangan dan barang bukti  terjadinya tindak pidana yang menyangkut kawasan hutan dan hasil hutan serta tumbuhan dan satwa liar;
  4. melakukan penyelidikan dalam rangka mencari dan menangkap tersangka atas perintah pimpinan yang berwenang;
  5. melaksanakan penanganan barang bukti tipihut;
  6. penanganan tersangka pelaku tipihut;
  7. penanganan satwa tumbuhan dan biota air;
  8. penanganan kebakaran hutan;
  9. tindakan pertama ditempat terjadinya tipihut
  10. membuat Laporan Polisi kehutanan
  11. memeriksa surat-surat atau dokumen kelengkapan pengangkutan hasil hutan serta tumbuhan dan satwa liar dan
  12. tindakan pembantuan proses penyidikan tipihut berdasarkan perintah PPNS Kehutanan;

C. KEGIATAN YUSTISIF 
melakukan seluruh rangkaian kegiatan proses  penyidikan tindak pidana kehutanan (bagi anggota yang berkwalifikasi PPNS Kehutanan)

D. KEGIATAN SOSIAL KEMASYARAKATAN
1. penanganan bencana banjir, longsor dan bencana alam lainnya;
2. pencarian dan penyelamatan korban;
3. sosial kemasyarakatan lainnya.


download PERATURAN DIRJEN PHKA NO. P 10 /IV-SET/ 2014 TTG PETUNJUK PELAKSANAAN OPERASIONAL SPORC 


Artikel Terkait

3 komentar

oy dah... dak serius kayaknya.... pembentukkan brigade siamang ini.... palembang- bangka aja udah jauh... palagi palembang-belitung... trus lampung..

pak... babel ini rawan sekali tindak pidana kehutanan.... jumlah polhutnya juga sedikit.... haaah... banyak yang mau disampaikan jadinya mentok di haaaah.... doank.... lesu.

Blognya bagus, pas banget ini yang saya cari.
Saya follow ya mas. Salam kenal :D

tinggal bagaimana pelaksanaan di lapangan, apakah sudah sesuai harapan atau malah tambah jauh dr harapan.... dimana permasalahan pidana kehutanan banyak terjadi di pelosok2 tanah air, sedangkan Balai Gakum cuman ada di 5 Provinsi, shg sering terjadi keterlambatan terhadap penanganan kasus, terutama kasus tangkap tangan.... kalau dulu SPORC ada di Taman Nasional dan BKSDA ada di ujung tombak dan penyidikanpun dpt dilakukan oleh masing2 Balai shg lbh efektif :) smga tugas pengamanan hutan akan lbh baik dan hutan akan tetap lestari.... salam rimbawan


EmoticonEmoticon